Kura-kura Belawa
((Orlitia borneensis))
nama lain : -
suku : Bataguridae
Deskripsi
Kura-kura belawan merupakan kura-kura air tawar yang terbesar dan dapat berkembang dengan berat sekitar 36-50 kg atau lebih, dengan panjang tempurung punggung sekitar 80 cm. Pada umumnya kura-kura ini berwarna gelap, dengan tempurung punggung kehitaman, coklat atau abu-abu gelap, serta tidak berpola. Leher, ekor, dan tungkai memiliki warna yang sama, hitam, coklat atau abu-abu. Kepalanya gelap dengan garis terang memanjang mulai dari mulut dan kemudian melebar pada bagian belakang kepala. Pada bagian bawah tempurung berwarna kekuningan atau coklat terang. Tempurung agak tipis, datar dan berbentuk oval. Pada bagian atasnya membulat dan halus. Kepalanya besar dan lebar dengan moncong yang menonjol keluar. Kura-kura ini juga memiliki jari kaki yang berselaput, jari-jarinya, dan bagian luar tungkai depannya dilengkapi dengan sisik seperti pita. Ekor kura-kura betina lebih pendek dan lebih langsing daripada jantan. Terdapat perbedaan tempurung antara kura-kura muda dan yang tua. Kura-kura muda memiliki tempurung lebih tinggi. Cangkang kura-kura muda lebih tinggi, lebih datar, tipis, dan halus. Spesies ini termasuk hewan omnivora yang memakan ikan kecil, tumbuhan, dan terkadang ular kecil. Kematangan seksual dicapai setelah kura-kura berumur antara 10-20 tahun, betina akan bersarang di sungai-sungai. Telur-telurnya panjang dan cangkangnya terlihat kuat, tetapi rapuh.
Ekologi
Spesies ini termasuk terancam punah dan dilindungi, dan tidak banyak informasi yang diketahui mengenai perilaku dan cara hidupnya. Umumnya spesies ini agak agresif, banyak ditemukan di danau dan sungai.
Habitat
Penyebaran Lokal / Status
Spesies ini tersebar di Malaysia, Borneo, dan beberapa daerah di Indonesia. .
Penyebaran Global
Kegunaan
Referensi
Das, Indraneil, and Ghazally Ismail. Crocodiles and Turtles of Borneo. 2002. Arbec. 24 Mar 2003.
Orlitia borneoensis - Malaysian Giant Turtle. http:// www.chelonia.org